You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Akses ke Venue Asian Games akan Dipasangi Neon Box
photo Nurito - Beritajakarta.id

Akses ke Venue Asian Games akan Dipasangi Neon Box

Menyambut perhelatan Asian Games, akses empat venue di Jakarta Timur, akan dipasangi 132 neon box. Saat ini sedang dalam proses lelang dan ditargetkan pada Juli mendatang seluruh neon box sudah terpasang.

Saat ini kita sedang proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Jakarta Timur, dengan pagu anggaran Rp 900 juta

Kepala Sudin Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Timur, Nurhidayat mengatakan, pemasangan dilakukan pada akses Jakarta Equestrian International Pacuan Kuda Pulomas, Velodrome Rawamangun, Padepokan Pencak Silat TMII dan akses Bandara Halim Perdana Kusuma.

"Saat ini kita sedang proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Jakarta Timur, dengan pagu anggaran Rp 900 juta. Kalau lelang sudah selesai, pastinya langsung dikerjakan," kata Nurhidayat,  Rabu (2/5).

Nuansa Asian Games Hiasi Halaman Kantor Wali Kota Jakbar

Menurutnya, kawasan akses menuju Bandara Halim Perdana Kusuma ikut dipasangi neon box karena menjadi salah satu lintasan keluar masuk tamu mancanegara. Dari Bandara menuju sejumlah hotel di Jakarta atau sebaliknya.

"Di dalam neon box itu ada tulisan dan logo Asian Games. Selain itu ada gambar yang menunjukkan jenis cabang olahraga sesuai dengan venue yang ada," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12485 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1380 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1368 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1318 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1026 personBudhi Firmansyah Surapati